Ilmu Pengadaan Barang/Jasa Masuk Kurikulum Universitas

  • By superadmin
  • 8 Maret 2016
  • 474 Views
Ilmu Pengadaan Barang/Jasa Masuk Kurikulum Universitas

Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mengembangkan mata kuliah Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) yang sebelumnya telah dikembangkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMY.

Jika sebelumnya kurikulum tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah diperuntukan bagi Lembaga Pelaksana Pelatihan terkait pengembangan SDM pelaksana kegiatan pengadaan di lingkungan pemerintah, kini kurikulum PBJP masuk dalam pendidikan formal di tingkat pendidikan tinggi universitas untuk semakin memperluas pemahaman masyarakat luas khususnya mahasiswa dan pelajar terhadap dunia pengadaan, dalam hal ini pengadaan barang/jasa pemerintah.

Melalui pendidikan formal, diharapkan keilmuan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ini sebagai cikal bakal lahirnya ahli pengadaan baru yang kompeten yang siap terjun dalam dunia pengadaan.

Dalam rangka mewujudkan kerjasama tersebut, UMY dan LKPP mengukuhkan kesepakatan dalam kegiatan penandatangan nota kesepahaman/memorandum of understanding (MOU). Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala LKPP Dr. Ir. Agus Prabowo, M.Eng dan Rektor UMY Prof. Dr. Bambang Cipto pada Selasa (8/3) di Convention Asri Medical Center, Wirobrajan, Yogyakarta, menyepakati kerjasama pengembangan kapasitas dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam memperoleh sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui pendidikan serta pertukaran data dan informasi dalam rangka pengembangan dan pembinaan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Kegiatan penandatanganan disaksikan oleh Direktur Pelatihan Kompetensi LKPP Ir. Tatang Rustandar Wiraatmadja, M.T, Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si, berikut pejabat serta staf di LKPP dan UMY, berikut mahasiswa jurusan Fisipol UMY.

Kuliah Umum Pengadaan

Pada kesempatan yang sama Kepala LKPP, memberikan kuliah umum mengenai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta pengenalan LKPP di hadapan 190 mahasiswa jurusan ilmu pemerintahan Fisipol UMY.

Dalam kuliah umum yang berlangsung selama dua jam tersebut, Kepala LKPP memberikan paparan tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara umum berikut sistem yang dibangun untuk memudahkan pelaksana pengadaan juga penyedia dalam melaksanakan proses pengadaan.

Para peserta tampak antusias dalam sesi kuliah umum terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka lontarkan terkait pengadaan. LKPP ingin memperkenalkan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah sejak dini kepada mahasiswa, karena dalam beberapa tahun ke depan para mahasiswa tersebut akan menjadi pelaku dalam pengadaan barang dan jasa.

Melalui pesan “serahkan pada ahlinya”, Kepala LKPP menekankan bahwa pelaksana kegiatan pengadaan haruslah seseorang yang tidak hanya kompeten namun juga memiliki keterampilan dan sikap serta siap melaksanakan prinsip pengadaan.

“Jika urusan dipegang ahlinya, maka akan lebih baik. Untuk belanja negara yang lebih efisien maka ahli pengadaan harus memiliki knowledge, skill dan attitude ,” jelasnya. (dpk)

Kategori

Galeri Foto